First of all

Selamat datang . . .

Blog ini tercipta hanya karena untuk mengisi waktu pengangguran belaka, jika terdapat banyak kekurangan dikarenakan si pembuat blog ini lagi males dan ga’ tau apa yang mesti di-update.

Sekian dan terima kasih . . .

It’s a Great “Resoles” . . .

Sebelumnya saya mohon maaf jika sudah pernah ada yang memposting tentang kuliner yang satu ini, saya tidak berniat untuk meniru atau memplagiasi. Jika belum pernah ada yang memposting, mungkin ini bisa sebagai referensi untuk kuliner alternatif di semarang. Entah saya memanggil makanan yang satu ini dengan apa? saya menyebutnya “resoles jumbo”, sebuah resoles berisi daging, irisan telur ayam dan sayuran yang dibalut menjadi satu dengan ukuran super besar yang pernah ada. Jika anda merasa penjelajah kuliner asli semarang, pastinya sudah mengenal resoles jumbo ini. Saya tidak pernah tahu kapan diciptakannya makanan ini, entah sudah lama atau memang baru sekarang saya mengenalnya (agak sedikit ndeso, hehe…). Whatever tentang sejarah dan saya yang ndeso, yang penting makanan ini layak dijadikan salah satu alternatif makanan yang berkategori “most wanted” di semarang. “Resol jumbo” ini telah banyak membuka cabang, diantaranya Mall Ciputra, DP Mall, di jln Anggrek, Pasar Semawis (ehm..kalo di Giant ada ga ya?). Saya tidak akan menyebut nama karena ntar “dikira promosi”, belum tentu orang lain satu selera. Kalaupun ini sudah disebut promosi, ya apa salahnya kita ikut memajukan usaha orang lain. Untuk posting ini, saya tidak sempat menyertakan gambar “resol jumbo” tersebut karena saya tidak berharap dengan post ini. Ada yang suka, alhamdulillah…semoga bisa dijadiin referensi, kalau ga ada yang suka…harus kita terima dengan lapang dada, hehe…

Akhir kata saya tutup dengan ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya untuk yang sempat membaca artikel ini dan untuk yang penasaran ingin mencoba, silahkan kunjungi salah satu cabang yang saya sebut di atas, semoga bermanfaat bagi yang merasa bermanfaat.

Maju terus inovasi kuliner Semarang-an.
Salam Kuliner Semarang,

Secangkir Kopi

Yang akan saya sampaikan tentang “Kopi Khas Nusantara” bukanlah jenis atau rasa kopi dari suatu daerah tertentu, tapi makna apa yang terkandung di dalam butiran kopi untuk orang Indonesia.

Apa yang anda pikirkan jika melihat sekumpulan kopi ini dalam kemasan atau mungkin kopi yang tumpah di pakaian yang akan anda pakai dalam meeting penting atau menumpahi benda berharga anda? Anda pasti akan segera mencela,membenci dan bila perlu anda segera menyuruh pembantu anda untuk membuang dan berkata “Iyem,saya tidak mau lagi ada kopi berbentuk apapun dirumah ini!!!”. Pernahkah anda membandingkan antara pentingnya meeting anda dengan secangkir kopi? Ada beberapa yg harus dipertanyakan tentang kopi : Pertama, Lebih banyak manakah kopi atau teh yang tersaji dalam meeting penting atau event kenegaraan? Kedua, Apakah Anda pernah melihat (minimal pernah mendengar cerita) apa yang mencairkan suasana di tengah2 kehidupan petani atau nelayan yang tidak menentu saat mereka beristirahat dari pekerjaaanya?(Ngopi Dulu pastinya). Ketiga, Siapa yang menemani keluarga anda yang hobi begadang tiap malam? (pertanyaan tersebut tidak berlaku untuk orang menderita darah tinggi). Jadi kesimpulan bagi saya (karena belum tentu sama dengan orang lain) : Bahwa tidak sepantasnya kita dengan mudah membenci,mencela atau mengharamkan sesuatu hal yang kecil,tidak menarik,menjijikkan bagi orang tertentu padahal jelas2 banyak orang yang membutuhkannya. Justru di balik kesederhanaan & kejelekannya tersimpan manfaat yang begitu besar. Mungkin kata pepatah “Don’t judge the book just from the cover” layak kita sematkan pada sebuah benda bernama KOPI.

Sekian apa yang bisa saya sampaikan, semoga dapat menyembuhkan sedikit kesombongan di muka bumi ini.

Salam sederhana,

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.