Yang akan saya sampaikan tentang “Kopi Khas Nusantara” bukanlah jenis atau rasa kopi dari suatu daerah tertentu, tapi makna apa yang terkandung di dalam butiran kopi untuk orang Indonesia.
Apa yang anda pikirkan jika melihat sekumpulan kopi ini dalam kemasan atau mungkin kopi yang tumpah di pakaian yang akan anda pakai dalam meeting penting atau menumpahi benda berharga anda? Anda pasti akan segera mencela,membenci dan bila perlu anda segera menyuruh pembantu anda untuk membuang dan berkata “Iyem,saya tidak mau lagi ada kopi berbentuk apapun dirumah ini!!!”. Pernahkah anda membandingkan antara pentingnya meeting anda dengan secangkir kopi? Ada beberapa yg harus dipertanyakan tentang kopi : Pertama, Lebih banyak manakah kopi atau teh yang tersaji dalam meeting penting atau event kenegaraan? Kedua, Apakah Anda pernah melihat (minimal pernah mendengar cerita) apa yang mencairkan suasana di tengah2 kehidupan petani atau nelayan yang tidak menentu saat mereka beristirahat dari pekerjaaanya?(Ngopi Dulu pastinya). Ketiga, Siapa yang menemani keluarga anda yang hobi begadang tiap malam? (pertanyaan tersebut tidak berlaku untuk orang menderita darah tinggi). Jadi kesimpulan bagi saya (karena belum tentu sama dengan orang lain) : Bahwa tidak sepantasnya kita dengan mudah membenci,mencela atau mengharamkan sesuatu hal yang kecil,tidak menarik,menjijikkan bagi orang tertentu padahal jelas2 banyak orang yang membutuhkannya. Justru di balik kesederhanaan & kejelekannya tersimpan manfaat yang begitu besar. Mungkin kata pepatah “Don’t judge the book just from the cover” layak kita sematkan pada sebuah benda bernama KOPI.
Sekian apa yang bisa saya sampaikan, semoga dapat menyembuhkan sedikit kesombongan di muka bumi ini.
Salam sederhana,
